Apa itu Human Capital Management dan Tugasnya?

Apa itu Human Capital Management dan Tugas-Tugasnya
photo by pexels.com

Sering sekali fungsi dan peran karyawan dianggap sebelah mata oleh perusahaan. Sumber daya manusia dengan berbagai macam skill dan kemampuan yang berbeda-beda bisa diganti setiap waktu. Dapat kita lihat bahwa banyak perusahaan lokal dan multinasional yang tidak tanggung-tanggung hanya memberikan kontrak kerja karyawan untuk waktu tertentu saja, setelah kontrak berakhir, maka perusahaan akan merekrut karyawan baru, dan begitu seterusnya.

Cara yang kurang profesional ini dipraktikan oleh perusahaan dengan alasan untuk mengurangi biaya operasional perusahaan atau sering kita kenal dengan efisiensi. Jika Anda mengetahui bahwa karyawan adalah sumber daya manusia yang bisa diasah menjadi aset berharga untuk perusahaan. Dari masalah inilah yang kemudian perusahaan harus menerapkan human capital management.

Apa Itu Human Capital Management?

Dalam buku yang berjudul “Human Capital: The Rules of Engagement are Changing, Lifelong Learning in Europe” karya Chatzkel yang dirilis pada tahun 2004, menjelaskan bahwa Human Capital Management adalah upaya mengelola dan mengembangkan potensi karyawan untuk mencapai tingkat terpenting yang lebih tinggi secara kinerja.

Tentunya hal ini tidak serta merta bahwa human capital dalam sebuah perusahaan menyamakan posisi manusia dengan mesin yang sama-sama aset berharga. Tapi, lebih kepada peningkatan kemampuan karyawan dalam pengambilan keputusan yang memfokuskan pada pengembangan SDM melalui pelatihan dalam peningkatan mutu organisasi perusahaan Anda.

Apa Perbedaan Human Capital dengan Human Resource?

Menurut John M, Ivancevich dalam bukunya yang berjudul “Human Resource Management” memaparkan bahwa human resource management adalah manajemen SDM yang berisi dengan program-program yang langsung bersangkutan dengan karyawan, yaitu memfasilitasi mereka untuk mencapai tujuan dari organisasi dan individu. Dari definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa dalam Human Resource, SDM merupakan aset perusahaan yang berfungsi sebagai fasilitator dan pendukung dalam mencapai visi dan menjalankan misi perusahaan.

Fokus dari human resource development yaitu pada penambahan nilai karyawan dalam mendukung pelaksanaan strategi bisnis perusahaan sehingga kontribusi tersebut dapat berupa pencapaian organisasi. Maka dalam human resource, pergantian karyawan kontrak dengan karyawan baru lumrah terjadi, karena pada prinsipnya peran karyawan hanya sebagai pendukung saja.

Berbeda dengan human capital yang memandang “manusia” sebagai sumber kunci kesuksesan dalam perusahaan, tidak hanya berperan sebagai pendukung dalam melaksanakan visi dan misi perusahaan saja. Fokus utama human capital management yaitu pada langkah-langkah strategis dalam memaksimalkan keterampilan dan talenta SDM untuk melaksanakan fungsi-fungsi strategi bisnis.

Kontribusi karyawan sangat penting sebagai aset berharga perusahaan yang tidak mudah digantikan. Maka, sangatlah penting untuk mendapatkan, menganalisis dan menyajikan sistem informasi dalam rangka untuk mengaktualisasi, serta mempercepat terimplementasinya strategi yang efektif dan efisien.

Keterampilan Yang Harus Dimiliki Human Capital Management

Berkecimpung di dunia Human Capital Management jauh lebih sulit daripada Human Resource Management. Setidaknya Anda harus memiliki keterampilan tertentu agar bisa masuk ke dalam departemen Human Capital. Ada 6 keterampilan yang wajib Anda kuasai, antara lain sebagai berikut:

1. Modal Intelektual

Anda harus mampu berpikir dan memikirkan sesuatu yang baru untuk menghasilkan pemikiran dan ide-ide yang baru dan inovatif. Tentunya hal ini tidak harus berpatokan pada background pendidikan Anda.

Ada banyak orang yang menghasilkan gagasan dan pemikiran yang berkualitas dan bernilai sehingga bisa diterima oleh masyarakat, walaupun mereka tidak memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi.

2. Modal Emosional

Kemampuan Anda dalam mengelola dan mengendalikan emosi serta kemampuan memahami emosi orang lain, sehingga bisa mengambil tindakan yang tepat dalam berinteraksi dengan orang tersebut.

3. Modal Ketabahan

Modal ini adalah kunci sukses Anda dalam menjalani kehidupan bersosial dan berorganisasi. Ketika Anda harus berhadapan dengan situasi sulit, maka dengan ketenangan Anda bisa menemukan solusi terbaik yang bermanfaat bagi orang lain. Setiap permasalahan yang bisa Anda selesaikan bisa menjadi portofolio yang berharga.

4. Modal Sosial

Kemampuan sosial dalam menghargai perbedaan yang Anda hadapi dan hidup dalam perbedaan itu, baik dalam lingkungan bermasyarakat dan berorganisasi. Hal inilah yang membuat Anda bisa bersinergi dan bekerjasama untuk meningkatkan kreativitas setiap lini dalam perusahaan.

5. Modal Moral

Kemampuan seseorang mengintegrasi nilai-nilai moral dalam bertanggung jawab, berperilaku, dan memiliki sikap peduli antar sesama, serta mampu memaafkan dengan tidak membalas perlakuan buruk orang lain.

6. Modal Kesehatan

Modal kesehatan merupakan modal utama manusia agar bisa berpikir dengan kreatif, produktif, efisien, inovatif dan solutif.

Job Desk Human Capital Management

Setelah mengetahui keterampilan apa saja yang wajib Anda kuasai untuk berkecimpung dalam Human Capital Management, selanjutnya Anda juga harus mengetahui apa saja tugas yang akan Anda emban sebagai human capital management, diantaranya yaitu:

1. Rekrutmen Karyawan

Tugas pertama yaitu perekrutan karyawan. Mulai dari membuat dan memasang iklan lowongan di job listing atau portal, lalu melakukan review kandidat yang sesuai, kemudian interview via telepon/WA, melakukan wawancara karyawan, sampai penandatanganan kontrak kerja.

2. Menyusun dan Memberikan Jobdesk

Setelah proses rekrutmen selesai dilalui, maka tugas selanjutnya yaitu menentukan jobdesk karyawan baru dalam sistem organisasi yang telah ditentukan sebelumnya.

3. Mengukur Beban Kerja Karyawan

Ketika perusahaan berada pada titik berkembang dan pekerjaan mulai banyak, maka tugas human capital yaitu mengevaluasi dan menentukan apakah perusahaan harus merekrut karyawan baru, atau menambah kebijakan overtime (lembur) pada masing-masing karyawan.

4. Memvalidasi Data Karyawan

Menyiapkan serta memvalidasi data-data karyawan seperti klaim jaminan sosial, form gaji karyawan, permohonan cuti, dan masih banyak lagi.

5. Menghitung Penyusutan Peralatan dan Perlengkapan Kerja Karyawan

Setiap karyawan memiliki peralatan dan perlengkapan yang akan mengalami akumulasi penyusutan (depresiasi) setiap tahunnya. Sudah menjadi tanggung jawab seorang Human Capital untuk menangani tugas ini.

6. Mengurus Gaji karyawan

Software payroll yang ada akan mempermudah Anda untuk melakukan penggajian pada perusahaan Anda. Ada banyak software payroll yang bisa digunakan dan memiliki fitur yang akan meningkatkan kinerja tim Human Capital Management.

7. Menggunakan Teknologi

Banyak data dan informasi serta laporan yang harus Anda cetak, hal ini dapat Anda kurangi dengan menggunakan teknologi sistem informasi terkini. Dengan literasi dan adaptasi teknologi yang baik akan membantu dalam memudahkan pekerjaan Anda.

Final Thought

Ternyata tidak mudah untuk menjadi bagian dari Human Capital Management, namun bukan berarti hal tersebut mustahil untuk tidak dipelajari. Terlebih lagi, jika human development adalah orientasi Anda, setiap hambatan dan kesulitan bisa menjadi mudah secara seketika bila Anda bekerja sesuai dengan minat.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *